Showing posts with label Curhatan. Show all posts
Showing posts with label Curhatan. Show all posts

Wednesday, November 25, 2015

Mengatasi Anak susah makan

Di usia 8 bulan,  Daffa mulai memperlihatkan perilaku tutup mulut setiap makan besar. 

Apakah karena pilek nya atau gigi atas yang mau tumbuh.  Intinya bikin gw sedih dan bingung bukan main.

Menu kesukaan dia pun,  gak mau dimakan.  Mulutnya ditutup rapat, maunya cuma minum susu,  air putih dan makan biskuit. 

awalnya makan hanya 6-8 sendok per HARI,  lalu besoknya makin sedikit. 
sampai akhirnya 2 hari ini,  tidak ada nasi yang masuk ke perut Daffa.  Hanya ASI,  air putih,  dan 2 biskuit aja.  :(

Ini postingan berbagi,  siapa tau dari cara2 di bawah ini,  salah satunya bisa bantu menyelesaikan masalah bunda2  yang juga sedang mengalami kendala anak susah makan.
  1. Anak Bosan : Mungkin Daffa bosen makan besar dengan menu yang sama.  Gw buatkan makanan kesukaannya,  yaitu brokoli. sukses 100ml di habiskan,  tapi tidak sukses di siang dan sore hari. Diberi puding,  buah,  sama saja.  Seperti tidak nafsu makan.
  2. Makan bersama Ayah-Bunda : Daffa mau beberapa sendok itupun kalau dia lihat makanannya diambil dari piring Ayah-Bunda.  Cara ini cukup sering gw lakukan walau pada akhirnya juga gak berhasil.
  3. Menu dibuat dengan menambahkan rasa baru : Saat buat bubur nya Daffa,  gw tambahkan irisan bawang putih,  margarine dll.  Tetap hanya beberapa sendok saja yang masuk.
  4. Pakai sendok yang Ayah-Bunda selalu pakai : Cara inilah yang mengakhiri kesedihan gw,  Cara ini yang buat Daffa mau makan dan habiskan porsi makannya.  Pakai sendok stainless steel yang biasa gw dan ayahnya pakai

Jangan berhenti mencoba mencari tahu cara2 agar anak mau makan.

Sunday, September 22, 2013

Yang baru naik

Saya hampir lupa pada tanggal 22,
yang selalu diharapkan dari awal bulan hanya tanggal 21, tanggal dimana saya akan di lamar.

Mungkin membuktikan bahwa naik usia tidak seceria dengan "naik" status hubungan.

Untuk usia, saya tidak malu menyebutkan.
Dikarenakan sedang belajar menerima diri yang "mesti" ideal. (bye my alien me) 
Jadi anggap saja saya wanita yang malu menyebutkan usianya.

Hal ideal lainnya... (dengan bangga)
Hari lamaran, pakaian saya dan calon saya ; KEMBARAN.
tapi sayang, kurang niat dan keras berusaha.
Diakhir acara kami lupa foto berdampingan, memamerkan keseragaman kami. 

Jadi,

Selamat dengan usianya, dan..
Selamat sudah yakin mau nikah.

hip hip horay

Monday, February 25, 2013

Efek Domino

Banyak yang terjadi ternyata, seperti mimpi awalnya. Tapi sudah sadar kok, kalau memang pasang surut hidup itu terjadi sekarang-saat ini.

Lingkungan berpengaruh besar pada akhirnya, ketergantungan antar anggota sedarah itu sudah otomatis. 

Pemacu terbesar diri sendiri, kali ini hal itu begitu luar biasa menjadi tantangan besar.
Tidak mungkin lagi meminta dari orang2 terdekat, baik kakak atau adik atau ayah atau ibu. Mereka pun kini sedang mengatasi diri mereka sendiri. Memetakan peran masing-masing, termasuk diri ini.

Lebih kepada, ingin STEADY. Tidak bisa lagi bermain-main dengan hidup. 

Aku ingin lingkungan yang luar biasa, ingin sekali. 

Semoga usahaku sekali lagi dilirik oleh Allah ya :D 

Happy Monday, everyone!

Tuesday, October 04, 2011

Bantu saya untuk tidak PENSIUN DINI !

Teman yang terbilang dekat berkata, "Jangan lagi berkeluh kesah, Karena pria yang mendampingimu sekarang sungguh sangat manis".
Termasuk Bunda yang wanti2 diriku untuk tidak semena2 terhadap priaku yang terlihat penurut.

Tapi namanya juga manusia, dirinya pun seringkali membuat aku menangis.
Tapi apa percaya teman dan bunda kalau priaku bisa membuat aku menangis???
ujung2nya pasti menuduh semua terjadi sebab muasalanya karena gw juga.

Nasip muka antagonis!

Oh tuhan, Aku mencintainya, aku menjaga cinta ini kok.
Tapi kalau dirinya bertindak sebagai pelukis. Saya pun tak sanggup.

Percayalah kawan, bunda. dirinya lebih mendominasi.

Dirinya itu yang menentukan topik pembicaraan, bahkan bisa dengan satu kalimat menghentikan saya bercerita.
Dirinya lebih senang dengan inti, point.
Dan diriku terbiasa bercerita lengkap dengan kronologisnya.

Sebuah Inti-point pembicaraan yang dia minta saat gw sedang bercerita, itu terasa sangat KEJAM bagi gw.
Seperti ada bagian dari diri gw yang membosankan buatnya.

Harusnya ini menjadi materi buat dia memutuskan, bahwa gw ini membosankan loh!

Saat dirinya naro gelas minumannya di atas tanah, lalu gw ambil gelasnya untuk di taro di tempat yang lebih tinggi.
Dia bilang gw suka mengatur dirinya.
Lalu yang gw lakukan buat dia itu bentuk kedzoliman?

Harusnya ini menjadi materi buat dia memutuskan, Bahwa gw ini Tukang ikut campur!

Kalau untuk kebaikan gw, dominasinya itu gak ada yg salah. Benar? BENAR!
dan gw pun sedang melatih diri, USAHA, namanya juga mencintai hubungan ini.
Tapi saat dia berlaku sebaliknya, apa dia punya USAHA seperti apa yang gw lakukan sebagai bentuk cintanya pada hubungan kami?
Wong gelasnya saya simpan ke tempat yang aman, dia sinis sekali.

Saya tidak berhak atas hidupnya, tapi dirinya berhak atas hidup gw.
Dan seringnya gw berada pada kebingungan.
Disaat itulah gw mempertanyakan cintanya.
Diluar dari pernyataan cintanya yang pernah dia ucapkan.

Saat sedang mempertanyaannya, sayapun bertanya, dan jawabannya sudah tentu saya tau apa. DEFAULT seperti contekan anak SD tepatnya sih seperti bahasa pemrograman.
"ya!", "TIDAK!" > Seperti diriku ini mesin yang berjalan dengan perintah huruf Y dan N.
Gw memohon untuk dirinya agar lebih humanis, lalu muncul feedback dengan bertanya kembali "Jadi kamu maunya bagaimana?"

GREAT!!

Tapi dalam kondisi bingung, gw selalu ingat bagaimana dirinya memakaikan gw jaket.
Bagaimana dia berempati saat si LION mati.
Bagaimana dia terkejut dan panik saat gw pingsan.
Bagaimana dia membawa sebagian beban berat tas gw.
Bagaimana dia datang tiba2 membawa walls se baskom.

how sweet he is!

Cara gw mengalihkan kekesalan gw, ya dengan mengingat kenangan manis bersama dirinya. hihihi
Nah klo kenangan manisnya lama2 jadi sedikit, SAYA PENSIUN DINI YA,BANG!

Saturday, October 01, 2011

Pilih mana? disentil atau di jewer??

Making deal with people memang sulit, apalagi kalau terjadi benturan-benturan komunikasi.

Akan jadi rumit jika benturan tersebut terjadi dengan seseorang yang satu atap, ke ruang manapun pasti ketemu. Kalau gak dipaksa untuk berkomunikasi kok jadi ANEH. Karena pada konsidi seperti itu, berusaha DIAM merupakan usaha yang membutuhkan banyak energi. Apalagi kalo dasarnya emang gak bisa diem, seperti gw.

Kali ini, bagi gw, DIAM merupakan usaha yang begitu menyiksa. Berusaha untuk Menahan tawa, tangis dan berbagai emosi lainnya yang seringkali jadi penyulut PERTEMPURAN.

Dan kali ini pun, gw seperti tidak menemukan diri gw sendiri. Tau rasanya? sedih sekali. Apalagi kalau apa yang ada di diri ini di sangkal oleh orang yang melahirkan lo. Rasanya mau bersin gw nih *alergi*

Dulu waktu SD/SMP gw beranggapan, apa karena beliau yang melahirkan gw, beliau bebas mewarnai gw dengan koleksi cat warna miliknya.
Pernyataannya sih gak secanggih kalimat tadi, tapi intinya sama seperti apa yang gw pikirkan dulu.

Oke, simple, meminimalisir PERTEMPURAN(Seringnya COLDWAR) gw sebagai anaknya harus berdandan dengan warna-warna miliknya. Dan itu yang sepertinya ayah harapkan.
Tapi asa aneh, saat beliau tetap komplen. Seringnya sih gw di komplen. Dari situ sistem pertahanan gw meminta gw untuk STAY AWAY FROM HER. Dalam DIAM tentunya. Mengikuti cara JAWA KUNO, untuk menundukan kepala dan bilang NJEEEE..NJEEEE... saja.

Boong deeeeeeeng
Seringnya gw ke kamar, berdiam diri. Gw sudah lupa kapan terakhir kali si nyonya besar itu menanyakan kabar jiwa gw.

Beliau itu sangat coooool!

Mungkin karena gw menampilkan diri sebagai anak yang KUAT, jadi gak perlu bgitu di kasihani. hahaha

Rasa sangat iriiii saat ibu kawan bilang akan membebaskan anaknya menjadi apa yang dia suka, yang penting HAPPY.
aaah, kawanku itu punya banyak peluang mengambil berbagai macam warna yang ada di dunia ini dengan koridor kepercayaan sang Bunda. ENVY!!!

Lalu aku kapan HAPPYnya?, saat tetap memakai warna dunia tapi tidak di ridhoi Bunda. Atau diRidhoi bunda dengan memakai warna2 miliknya.

Kali ini Pernyataan "Ridho Orang Tua, Ridho Allah" sungguh membuat gw tertekan dan sesak nafas mendadak :((

Sunday, September 11, 2011

Blue roses feeling


Until now, i dont know exactly what i'm doing there.
But why should i must to now exactly, if i already happy.

Its hurt if your feets blister because of running all day long meet the clients.

BUt when they say thanks for the services, Pain on my feets it doesnt important thing to be felt.

And, you know what?
I just know, i'm doing right. i can feel it.
I realize, im running with my feets and my heart :D.
And yesterday, my manager said to me that i'm qualified to be a UNIT MANAGER, Base on my selling performance.

It just only 7 month, i asked to my self "if this seed that I reap?"

hmm, let see.

*loudestvoiceofmine


Need more power to deal with my self and what people want.

re-constructing the feeling is so very tiring.

Senggol-Bacok, if that easy. T_T


WHAT DO YOU WANT FROM MEEEEE, PEOPLE !!!

Thursday, July 29, 2010

Pencarian kata dasar yang tepat

for my future husban :


Apa arti kata "saling" dalam sebuah hubungan.
Identik dengan berdagang, jika logika yang mendominasi. Ada untung dan rugi, Menjual "diri" untuk dapat dibeli, Setelah dibeli. Lalu? . Untung-rugi, Jual-beli. Keduanya identik tapi gak berada di posisi makna yang sama.

Untuk gw pribadi, Keuntungan gw mendapatkan partner yang dapat melakukan semua kata kerja yang selalu diawali dengan prefix me-, merupakan impian gw dari dulu [dan semua orang].

Masalah yang sampai sekarang belum bisa terjawab ialah mencari kata dasar dari yang nantinya menjadi kata kerja tersebut *serious mode on*

Apakah kata dasar yang gw cari ialah nyaman?? yang akan menjadi Menyamankan?
Apakah kata dasar yang gw cari ialah bahagia?? yang akan menjadi Membahagiakan?

belum.. belum mendapatkan kata dasar yang tepat.

Bagi gw, mendapatkan "kata dasar" yang gw butuhkan, sama dengan mendapatkan "pasangan". Masih dalam pencarian, dan jika suatu hari itu gw mendapatkannya, saat itulah ikrar gw terucap.

Nantinya
Aku punya kata dasar, dan dia disana datang membawa prefix me-. heheheh

Ayolah kau, berikan aku kunci untuk menemukan kata dasar yang kubutuhkan. Buat semuanya sempurna, maka kata "saling" selama ini lengkap sudah. Saat dirimu dapat memberikan MAGIC WORD itu, aku akan beli dirimu dengan pertaruhan jiwa-raga bayarannya :p

Tuesday, May 18, 2010

Lagu suci

Gw sedang gak begitu menikmati lagu2 yang sudah lama ada di list si Hitam.
Walau diputer berkali-kali, berasa akan ada yang salah dengan hal itu. Akan membuat list lagu yang baru :D

Kebiasaan memutar ulang musik sambil menyanyikannya gak hilang sampai sekarang.
Tapi setiap lagu2 yang gw putar [berkali-kali], yang akan gw ikuti syairnya dengan hati yang syahdu, DULU. Gak begitu original lagi [istilah yang aneh]. Itu karena gw sudah memasukan nama seseorang dalam lagu2 tersebut. Yang pada akhirnya memberikan ruang buat gw mengingat nama itu disaat sedang mendengarkannya. hehehe

Ada satu lagu yang masih suci. Yang akan gw dedikasikan pada 2 moment hidup gw.

1. Gw akan menyanyikan pada malam pertama dengan suami. hahahahha
2. Di hari pertama bayi gw lahir. hahahaha


Lagu dari Paul McCartney, "Till there was you" *melayang*
Dance on the floor until midnight with that song. Thats my dream that must come true.

Peggy lee version.

Monday, April 26, 2010

topik yang lagi HOT

Sumpah ya.. Berasa hampa banget kalau keinginannya hanya "bekerja dengan baik". Sejak punya Tuan, isi kepala penuh dengan hal-hal yang dapat membuat hati Tuan senang dan tidak kecewa. OH GOD, Rindu dengan keinginan-keinginan simpel.

Berkutat dengan diri sendiri, menikmati hari dengan isi kepala yang penuh dengan rencana-rencana indah. Urusan Tuan sudah menjadi topik utama di otak, selain topik si partner dan hatinya.

I love me, I love me, I love me
Tapi gak punya waktu buat diri sendiri
-pathetic-

Sunday, April 04, 2010

Tidak ingin apa-apa, apapun

Alone again, naturally...

Kecewa, merasa tidak baik, bahkan terhadap diri sendiri membentuk gw menjadi manusia yang lebih buruk lagi. Dampaknya, mencoret hal-hal baik yang dianggap tidak pantas di dapatkan bagi diri yang jauuuuh dr baik. Sisi gw yang lain menangis, karena kejahatan yang telah diperbuat oleh dr gw sendiri. Dia memaksa untuk tidak memantaskan diri untuk mendapat yang baik, sampai diri berbuat baik kepada orang lain dan hal baik lainnya. Kadang si cengeng berteriak minta bantuan. Tapi keyakinan yang membungkam dia, bahwa bahkan diri gw sendiri pun tidak sama sekali membantunya.

Disini hal dan moment yang paling kejam gw terima dalam hidup. Dan sekaligus yang sangat tidak gw rindukan. yaitu membenci diri sendiri saat telah mengecewakan org lain. Sikap itu sudah mengakar, bercampur dengan darah, hingga sudah mjadi proses otomatis dan refleks. Maka, salah satu cara nya ialah bersikap dengan sempurna agar orang lain tidak kecewa serta menghindari lingkungan yang dengan sengaja menunjuk-tunjuk diri sebagai yang mengecewakan.Dan hal yang palin2 menyedihkan ialah, gw mengenyahkan diri keluar dari lingkungan, menuju my own heaven. Untuk berbincang dengan diri sendiri lebih lama dan mendalam. Sampai semuanya siap dan kuat, gw benar2 tau apa keinginan dan kebutuhan diri barulah aku kembali.

Aaaaah, gw sedang tidak miliki keinginan.

Wednesday, January 27, 2010

Perjalanan kesekian

Pulang lebih awal, memang sah saja karena TUAN mengijinkan gw pulang awal jika memang sudah tidak ada lagi yang perlu dikerjakan. Waktu bersama keluarga pun jadi lebih banyak. *terima kasih, Tuan*

Sejak tau jadwal patas AC 132, gw jadi lebih senang memakai jasanya. Tinggal duduk manis dan hup! Sampai pondok indah. Mengurangi frekuensi gw untuk bertemu preman yg ehemmmhem di psr rebo juga supir kopaja yg seringkali menaikan ongkos dengan alasan gak ada uang kembalian. Kalo itu terjadi, saran gw sih jangan di tagih. Hahaha nanti malah keluar sumpah serapah yang SUMPAH deh lo gak bakal mau dengernya. Mental lo diuji. Hoho

___
Dalam perjalanan, Biasanya gw pakai waktu tsb untuk tidur atau menikmati perjalanan *ditemani si hitam tentunya*. Gak jarang juga buat list pekerjaan di BB dinas. TUAN suka menanyakan hal2 yang sering blm gw pikirkan sebelumnya. Yaaa! Dan gw di didik untuk lebih teliti. Takut mengecewakan TUAN, gw suka nglist hal2 dr yg penting sampai yang jauh dr gak penting. *menurut gw*

___
Oh nooo, si hitam mati ;(
Nice,Hmmpff.. suara pengamennya juga lumayan enak. Bercampur suara tayangan sinetron dr hp penumpang persis di samping gw. Ok,Akan menikmati perjalanan dulu, all!

Tuesday, January 26, 2010

Si Hitam

Mendung...
sebentar lagi akan hujan. Dan benar saja, gerimis turun disaat gw baru saja akan turun dari Patas Bekasi-Lebak bulus. Hari ini berhenti di cilandak KKO, salah satu titik rawan kemacetan, arus menuju Fatmawati-Ampera juga tambahan mobil2 arah Fatmawati menuju mampang. SEMPURNA !

Berencana menuju shelter busway menuju kantor IMIGRASI Mampang, hehe tepatnya gedung dibelakangnya.

Gerimis buuuuu...
ribet kyanya harus turun naik angkutan hanya untuk menuju shelter busway. Lanjut saja lah dengan p20 dari halte Ampera menuju Mampang.
Padat padat padat
gak di jalan, gak di angkutan
penuh penuh penuh

Menikmati perjalanan bersama sergio mendes, Nina Simone, dan Luciana Souza cukup buat mood jadi ok pagi ini. *cintai si hitam*


---
Memutuskan untuk langsung ke kantor calon klien, dari pada ditinggal lagi oleh si TUAN lantaran telat 1 menit.
Apa begitu cara didikan luar negeri *hanya itu alasan yg bisa dipakai*

TUAN butuh gw untuk menjadi saksi hidup proses tawar menawar produk dan jasa kantor kami. Sebagai staf -mengambil istilah sababat- dengan posisi TENAGA AHLI FUNGSIONAL, telat 1 menit saja bisa jadi fatal.

Merasa tidak begitu ahli, si hitam sangat berguna untuk merekam semuanya.

Si hitam memang bermanfaat, menemani hari2 gw bahkan mengalahkan BB dinas :D

Friday, November 27, 2009

I'll Gonna change that tune

That's life, that's what all the people say.
You're riding high in April,
Shot down in May
But I know I'm gonna change that tune,
When I'm back on top, back on top in June. (Frank sinatra)


Hampir empat bulan berjalan, sudah empat perusahaan menguji, telah melalui perasaan yang sama, tepat empat kali.
Sesaat mengenang rasa yang pernah dirasa, hampir sama seperti beberapa tahun yang lalu. Tapi tetap, gw punya keyakinan [mungkin akan terus gw imani] apa yang gw rasa empat bulan ini berbeda tiap rasanya, bahkan perasaan BIRU yang sebelum2nya pernah gw alami. Cz setiap emosi itu berbeda. Karena terlanjur menjadi kepercayaan, maka rukun yang musti gw jalani ialah mencoba untuk MENIKMATINYA.

Selama masa2 BIRU, Allah memberikan pesan-pesanNya lewat orang-orang disekeliling. Yang tiba-tiba hadir, bahkan secara mendadak. Termasuk pengamen yang selalu gw jumpai mendendangkan lagu :

Tak ada manusia
Yang terlahir sempurna
Jangan kau sesali
Segala yang telah terjadi

Kita pasti pernah
Dapatkan cobaan yang berat
Seakan hidup ini
Tak ada artinya lagi


Oh Tuhaaaaan, Lagu siapa ini? Populer di telinga lewat pengamen. Tepat dinyanyikan setelah gw ikutan tes2 sialan itu!
Dua kali pengamen itu nemenin gw dalam perjalanan pulang. Nemenin gw bengong. Nemenin gw mikir, Bisa2nya gw gak bisa ngurutin bagan cerita. Arrrggghh...

Pesannya hanya itu??
NGGAK!!
Disaat gw lagi menjalankan rukun akan kepercayaan gw, disaat itu pula gak satu, dua sahabat yang mengadu akan hidupnya yang flat, bosan, stress. satu suara "GW STRESS KERJA!!", "BT GW DI KANTOR!!" dll.

That's Life!

Saat gw susah dapet kursi di kantor, orang lain ingin meninggalkan kursinya.


Saturday, October 24, 2009

Ayo menulis

Ok, sudah malas menulis.
Gw percaya hal ini menyebabkan diri gw berada pada kondisi yang BURUK.
Malas menulis bukan hanya karena tidak ada kesempatan berada di depan PC ato kesempatan untuk bisa OnLine.
Tapi alasan yang sangat gw sadari yaitu "ntah ingin menulis apa". Statement itu gw artikan sebagai "sedang tidak mengenal diri sendiri". keadaan yang BURUK menurut gw. *menyedihkan*

Saat ini pun gw paksa untuk menulis. Memaksakan diri untuk berkomunikasi dengan diri sendiri. Setidaknya membiarkan rasa, pikiran dan tangan bekerja sama. Menyadarkan bahwa mereka berada dalam naungan jiwa yang 'sementara' bernama DEVAN.

Tulislah apapun yang terdekat dan terlintas di otak. Biarkan ide2 itu mengalir. Jangan takut untuk berhenti pada kalimat kedua.

Saturday, May 16, 2009

Tak Berjudul

Jam 2 pagi, masih sangat terjaga.

Ohhh nooooo, berantakan yang sempurna.

Sampe jadwal hidup sehat pun tertunda [sangat] lama. Mungkin nanti setelah pulang kerumah sambil nunggu panggilan kerja, gw bakal beradaptasi untuk kembali ke keadaan semula, kehidupan normal senormal nasihat yang sering kita dapat dari orang tua.

"Jangan lupa sarapan, harus mandi sore, jangan tidur kemalaman, Mandi subuh, saat adzan aktifitas harus berenti".

Hampir lima tahun tinggal jauh dari rumah dan yang gw rasa sekarang adalaaaah... gak sabar untuk pulang, dan pergi lagi. hihi. Terbiasa pulang-pergi. Mungkin karena sejak dulu pun, aktifitas gw yang buat gw selalu jarang dirumah. Kehabisan banyak waktu bersama keluarga? mm, nggak juga. Selama ini porsinya PAS. Kewajiban dan hak gw sebagai pemudi dan anak sudah gw jalani, setidaknya mendekati sempurna.

Sebagai anak no. 2 dari lima bersaudara, sejak dulu gw emang udah di lepas selepas-lepasnya. Mungkin melebihi saudara kandung gw lainnya. Tapi yang bikin gw salut dari orang tua gw, gw masih merasa mereka menjaga gw dengan caranya mereka. Karenanya hal yang gak akan gw lakukan adalah mengecewakan mereka.

Hal yang kadang buat gw senyum asem, saat orang tua gw udah mulai rese nyebarin berita kemana2 mengenai hal yang menurut mereka sebuah prestasi. Walau kadang gak terima, ato wanti2 sama mereka untuk tidak perlu heboh saat harus menerima kabar baik dari putrinya. Tapi ada rasa lega, mungkin kehebohan mereka itu indikator gw sudah menyelesaikan kewajiban sebagai anak. Yakni membanggakan orang tua.

Berita terbaru yang dihebohkan mereka ialah gak hanya info kelulusan gw tapi sampai menyebarkan nilai IPK dan nilai Skripsi gw ke seluruh anggota keluarga besar. he?? [sangat yakin klo sifat lebay n sinetron gw didapat dari mereka], jadilaaah Miskol di HP gw gak berenti dari beberapa no tak dikenal. Bahkan bapak ading yang gegap gempita miskolnya menghiasi layar ponsel gw [lagi gak jodoh, Pak. Bukan bermaksud gak angkat hehe]

Flashback dulu ya, karena saat itu bapak ada urusan, dengan gaya macho nya, beliau nyuruh (beneran berbentuk command) gw untuk memberitahu ke semua anggota keluarga atas diterimanya gw di Unpad. Hal yang menurutnya berita baik. Keadaan waktu itu gw sotoy cuma ikut SPMB tanpa ngambil cadangan apapun bahkan d3 dan untuk pertama kali dapet omelan dr alm. mamih ndut karena sikap gw yang dianggap jauh dari bertanggung jawab sama masa depan.

Menunggu beberapa hari untuk gw bisa pulang ke rumah yang keadaannya masih sama kya 10 tahun yang lalu, that's why i really miss my days with all crazy famm member n do stupid thing with my brother. Kamar baru, dunia baru, pikiran baru.

Hal yang bakal gw lakukan di malam pertama: Naik motor beli martabak telor di galaxi bareng fikri ato ajak bapak ke warung tenda seafood di pertigaan pekayon tempat favorit keluarga kami selain hokben.

ok, gw harus tidur, besok ada rutinitas lain, bersenang-senang di kebon binatang bandung setidaknya melarikan diri dulu dari penderitaan cinta yg sekarang gw hadapi. (yg ini curcol!)

Friday, May 15, 2009

Berbagi Cerita

Hampir setahun gw ngerjain tugas syarat tuk jadi sarjana, Skripsi. Lebih dari setahun harus bolak balik ke lapangan berjarak ± 10 kilo dari kostan.

Selama perjalanan gw ngerjain, gak sedikit temen2 gw pamit untuk duluan jadi sarjana. Selama perjalanan gw ngerjain, gak sedikit rasa kantuk mendadak menghampiri. Biasanya setelah ambil data ke lapangan, walo diniatin untuk langsung diolah, kenyataannya gw dilanda lelah dan kantuk yang luar biasa. Alhasil file berformat AVI baru jadi transkripnya 2-5 hari berikutnya. Gw terbilang mudah lelah dan sakit klo kecapean. Mm, dua tahun belakangan emang gw lagi sering2nya marahin keadaan fisik yang gak bisa bantu dan bekerjasama. Terdengar menyeramkan sih, tapi itulah yang terjadi. Sering marah2 sama kinerja diri yang buruk, apalagi kalo udah ketiduran ato gak disiplin bahkan sekedar untuk makan. Makanya satu alasan yang buat gw sedih karena gw merasa kehilangan diri gw yang dulu. Diri gw yang keras bahkan terhadap diri gw sendiri. Cz, selama dua tahun terakhir, gw merasa terlalu banyak ngasih toleransi ke diri. Walau gak salah, tapi gw jadi gak tenang.

Bapak sampai mengeluarkan pernyataan yang gw tau, beliau tau gw gak bakal suka sama pernyataannya. “untuk apa jadi idealist ?, buat apa semuanya dibuat susah? Apa gak kasihan sama orang tua?”, Gw inget banget, Bapak udah 3 kali menentang sikap gw yang menurutnya terlalu perfectionist dan idealist . Percayalah, Pak. Saya tidak tahu definisi dari dua kata tersebut, yang saya tahu saya sedang berjalan di jalur yang ada dihadapan saya.

Bagi gw Skripsi bukan sekedar ketikan cerita yang berisi dari 5 tema BAB atau sebuah curhatan keadaan dilapangan yang lalu di hubung2kan ke bidang keilmuan. Saat menemukan topik, subjek, objek penelitian itu kaya nemuin jodoh. Dengan Skripsi lo bakal menemukan diri lo sendiri. Seorang yang kaya gimana sih diri lo itu? Si penyerderhana? Si pejuang? Si sok tahu? Si penakut? Atau si manipulator?

Gw lebih menyalahkan kinerja diri ketimbang keputusan gw saat memilih pengungsi, metapersepsi dan fenomenologis. Udah berapa orang ngasih solusi, untuk ganti metode yang lebih mudah atau gak usah metapersepsi yang datanya seiprit.  

Makanya saat gw telah memperjuangkan jodoh gw walau harus melawan diri gw sendiri, itu merupakan reward yang gak tergantikan.

Monday, February 02, 2009

Untuk hari ini

Menjadi bijak untuk memahami perilaku orang lain
Padahal sedemikian rupa mempunyai hasrat untuk memaksakan perilaku yang diharapkan pada diri orang tersebut

gw pengen nyebut kata kotor satuuuuuuuu aja, tapi yang keras dengan penekanan yang tepat!

"COMMMM-BERRRRR-RAAAAAAAAAANNNN!!!!!!!"

Sunday, February 01, 2009

Sembunyi di bawah air yang jernih*

*niat itu tak terlihat karena tersimpan jauh di dalam hati. Apapun maksud yang terlihat maka sulit diidentifikasikan sebagai sebuah niat.
(judul apa ini? penulis pun tak sanggup menjelaskan)


Negara bagaikan tubuh, punya sistem dan yang otomatis juga punya fungsi.
Sistem perangkat negara misalnya.

Dari nenek moyang kita yang isunya pelaut sampai sekarang yang cicitnya lupa lautan, Asumsi sistem dipastikan punyai unsur yang saling berkaitan diantaranya.

Secara logika, gak susah nemuin efek domino didalam sistem.
Contohnya
mungkin itu mengapa KPK dengan mudah nyari mangsa
atau
mungkin itu mengapa SBY dengan cepet denger isu ABS di TNI nya.

Ada fungsi gak heran dong nemuin kata disfungsi.

Saat tren wapres yang kata sutta dharmasaputra kalo gak sejalan dengan presiden, bisa-bisa malah "mengudeta".

kalo emang peran dan kedudukan wapres sangat digdaya. Bukannya orang nomer 2 pun sama baiknya?

Kenyataannya sekarang, pada PD banget orang2 buat jadi korban untuk di kudeta. nah loooh!
-weiiidiiih, bahayanya wacana-

Para calon orang nomer satu punya cara sendiri , yakni sibuk mencari calon orang nomer 2 nya yang [kira2] sejalan dengannya.

Sedia payung sebelum hujan

  • Takut2 nemuin tikungan yang berkaitan dengan KPK nanti, Antasari azhar akhirnya dimasukin list cawapres oleh capres salah satu partai
  • Takut2 nemuin tikungan yang berkaitan dengan opini publik, Surya Paloh juga dimasukin list cawapres oleh capres salah satu partai yang sama
  • Takut2 nemuin tikungan yang berkaitan dengan pergerakan MAhasiswa, dibanyakin akses mahasiswa atau yang muda-kerabat dekat mahasiswa- masuk ke sistem pemerintahan jalur partai.
Benar-benar bakal terjadi pergeseran peran.

Kalo menurut theory dramaturgi (hiyakakakakak, jngan pada ketawa ente!)

Bahaya ini!
Sandiwara pun juga punya sistem dan fungsinya. Ada pemain antagonis-protagonis, ada naskah sampai yang buat naskah.

Kalo pemeran Kakek memakai naskah Anak kecil, gmana jadinya?
(jadi syeikh puji kaleeeeeeee)

Kalo pemain antagonis memakai naskah protagonis. gmana jadinya?
(Jadi liseeeeeee..hahahaha. piss, se!)

Saat Mahasiswa yang terpercaya dan berhasil menjadi penumbangan pemerintahan yang [katanya] zalim sampe berujung di liang lahat (tragedi '74 ama '98), sebab dari memainkan peran sebagai gatekeeper sampai pengkritis sejati pemerintah dan teman masyarakat, Sekarang malah [me]nyemplung[kan diri] di pemerintahan

Naskah perbincangan Mahasiswa pesismis dan Optimis

MP: bro, kalo semua temen kita jadi Caleg. Trus siapa lagi yang ngorbanin mayatnya demi terciptanya indonesia yang bahagia?

-"lo, aja!" kata penulis yang sedang menggeserkan perannya-

MO :Loh, masalah pengorbanan bisa diusahakan dengan berbagai cara. Semakin bnyak teman2 kita yang masuk ke pemerintahan, suara kita bakal lebih mudah masuknya.

-"suara apa? suara burung?" penulis sok cari perhatian-

MP: eh, gw gak rela temen2 kita cuman jadi boneka partai, yang cuman bisa jual semangat, kreatifitas dan gairah. (yang muda yang semangat, yang muda yang kreatif, yang muda yang bergairah)

MO: ah, kalaupun itu benar, hanya sementara. bersakit2 dahulu bersenang2 kemudian. anggap aja strategi perang!
toh sebenarnya dapetin semangat, kreatifitas dan gairah bisa dalam satu botol. ENERGI Jreng!


MP: Strategi perang! strategi perang bagi siapa! subject missing tuh!

MO: Nah itu dia serunya, bro!
kita gak perlu ngorbanin diri secara makna denotasi. Pake makna konotasi pun bakal buat Indonesia bahagia.

MP: Indonesia bahagia? representasi indonesia bagi Orang tua mereka yang bahagia? gitu!!

MO: Ya setidaknya warga indonesia yang punya peran orang tua gak lagi nangisin anaknya yang meninggal akibat demo kan?

MP:jadi mereka bahagia, saat anaknya duduk di kursi panas, lebih panas dari kursi bapaknya yang jadi supir mikrolet?

MO: ah, kata siapa kursi supir mikrolet lebih panas dari kursi pemerintahan?

MP:Bro! api akhirat lebih panas dari api dunia! inget itu , bro!

-"Api Asmara lebih dahsyat bahayanya!!" kata penulis yang lagi2 ingin ambil peran dalam perbincangan-

MO:Lah, siapa yang bisa jamin kita nyentuh Api dunia apa api akhirat? Kalo supir mikrolet yang gak nurunin biaya angkutnya, walo bensin udah turun. bukannya dia udah main2 ama Api akhirat?

MP: ah, itu lain soal, bro!, jadi maksud lo. Kalo kursi pemerintahan di bikin tameng sedemikian rupa, api akhirat pun gak akan berani sentuh?

MO: Wih, bener banget tuh!!

MP: Nah, untuk ukuran umur semuda itu, walo udah punya tameng, seberapa kuat sih dia bisa nangkis bisikan gaib??
PAling cuman bisa sekuat dirinya panas2an waktu kampanye. kan udah dilatih panas2an waktu demo-mahasiswa waktoe doeloe-!

MO: Itu bisa dijadiin pengalaman yang bahkan orang berumur pun gak bisa melakukannya. hahahaha

MP:Panas-panasan atau menangkis bisikan gaib nih?

MO: ah, pertanyaan retoris. gak perlu dijawab lah.

Sejarah berulang, jangan-jangan udah kembali ke era 66 (cie tau aja lo, van), dimana para pemuda mantan aktivis berduyun2 nikmatin kursi jadi anggota parlemen.


_Bersambung, penulis mu lanjut buat skripsinya_


_Hidup Hanya Urusan Menyambungkan aliran listrik diantara Sinaps Otak_

Monday, October 20, 2008

Do You Feel Me?

Tunggu
Saya masih mencari
Jangan tinggalkan dulu

Mari, diam dulu disini
Bantu saya mencari
Itu lebih baik
Saya tak harus sendiri

Jangan menyerah, karena saya pun tak akan menyerah
Jangan bilang ini bukan urusan mu

Kau tak tahu ini semua untuk kita

  © Blogger template 'Morning Drink' by Ourblogtemplates.com 2008

Back to TOP